Mei 15, 2018

5 Tips Cara Dapat Sponsorship Buat Eventmu

‘Bud! ngapain kok mukamu lecek gitu?’ sapa Astini dari jauh, yang lagi duduk-duduk manis di depan ruang BEM. ‘Iya nok As, aku abis kirim proposal ke beberapa perusahaan.. udah sebulan aku belum dapet sponsor sama sekali ni’, lanjut Budi kepada Astini. ‘Padahal aku udah buat proposal yang keren isi desain-desain warna warni, map nya baru lagi, tapi ndak ngerti kok ndak tertarik ya mereka’, saut Budi.

Minstar yakin nih banyak #KawanStarlight yang masih sekolah atau kuliah, pernah mengalami hal-hal seperti ni (minstar sendiri juga pernah koq, huhu). Tapi tenang, seiring berjalannya waktu minstar menemukan pencerahan (buset) beberapa tips yang mungkin dapat membantu kawan-kawan dalam kegiatan mencari kerjasama dengan beberapa perusahaan diluar sana. Yuk cekidot!

1. Mulai dari yang dekat-dekat

Tips yang pertama, mulailah dari relasi terdekat yang memungkinkan untuk diajak bekerjasama. Buat daftar nama orang-orang tersebut, mulai dari temanmu yang punya usaha, kakakmu, pacar kakakmu, atau relasi orang tuamu juga bisa dimasukkan ke daftar teman-teman terdekat tersebut. Karena dengan kedekatan relasi ini, kemungkinan perusahaan tertarik dan setuju untuk bekerjasama sangat tinggi.

Jadi simplenya, mulai lah dengan membuat daftar relasi terdekatmu.

2. Proposal Yang Menarik, Jelas & Lengkap

Berdasarkan pengalaman Minstar menerima banyak proposal dari kawan-kawan, ada yang buat proposalnya panjang lebar penuh dengan kata-kata tapi malah saking lengkapnya, malah membingungkan 🙁

Proposal yang baik menurut Minstar itu adalah proposal yang menarik (adanya unsur desain yang menjadi pemanis, sehingga menarik untuk dibaca lebih lengkap),  jelas (penyampaian yang sesuai dengan tujuan, jadi kawan-kawan harus tau informasi apa saja dirasa diperlukan oleh si pembaca), dan lengkap (3 komponen ini penting: identitas acara, feedback sebagai sponsorship, dan bentuk kerjasama yang dapat diberikan oleh perusahaan).

3. Pahami Apa Keuntungan Bagi Sponsor

Berusahalah untuk memahami apa keuntungan yang dapat acara kamu berikan kepada perusahaan jika mereka menjadi sponsor. Kebanyakan divisi penggalian dana mengganggap dengan memberikan publikasi di baliho, dan projector selama penyelenggaraan acara, merupakan keuntungan utama sebagai sponsor.

Sesuaikan dengan jenis dan karakter perusahaan yang kamu akan ajak kerjasama. Misalnya: kamu akan ajak kerjasama perusahaan fashion, kamu harus pahami dan tawarkan keuntungan yang perusahaan tersebut butuhkan. Kira-kira toko baju, apa yang paling mereka butuhkan dan bisa kamu bantu?

4. Buat Database Utama

Minstar pernah nih, dihubungi 15 kali sama panitia pensi konser musik gitu di Bali.. kalau kalian dihubungi berulang-ulang kali oleh panitia yang beda tapi acara yang sama gimana reaksinya hayoo? (kalau minstar sih seneng aja, panitianya cewe-cewe cakep soalnya :p )

Manfaatkan aplikasi sharing cloud buat database utama yang bisa dicek dan dibagi ke seluruh panitia lainnya, semisalnya manfaatkan Google Drive atau Dropbox. Jadi ketua divisi penggalian dana juga bisa memantau berapa jumlah proposal yang sudah disebar, serta bisa dimanfaatkan untuk data yang belum difollow-up.

5. ‘Intip’ Sponsor Event Sebelah

Ini salah satu tips pamungkas lainnya yang bisa #KawanStarlight pakai juga. Misalnya nih acaranya adalah seminar dan workshop nasional bertema teknologi, kawan-kawan bisa temukan acara yang setopik lainnya.. dan cek perusahaan-perusahaan yang menjadi partner atau sponsor didalam acara tersebut 😀

Gimana man-teman? Mudah-mudahan informasi diatas cukup jelas dan dapat membantu #KawanStarlight yang sedang berusahan untuk mengumpulkan sponsor dalam penyelenggaraan acaranya ya. See you!

Please Post Your Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *