December 20, 2017

Teknologi di Dunia Fashion & Konfeksi

Perkembangan teknologi kian hari makin memberikan rasa dan pengalaman baru yang mengundang antusias. Tidak hanya dalam mode transportasi, makanan, dan jual beli digital, perkembangan teknologi pun menyambangi industri fashion. Mulai dari brand besar seperti GAP dan Timberland, hingga pabrik manufacturing dalam bentuk garmen dan konfeksi.

Teknologi Augmented Reality (AR) yang dikembangkan GAP. (Sumber foto)

Dengan macam bentuk teknologi yang dihadirkan, memberikan pengalaman baru dengan menarik antusias customer mencobanya. Seperti teknologi Augmented Reality atau yang disingkat AR, booming tahun 2016 ketika permainan ‘Pokemon Go’ sedang digemari banyak orang. Seperti dikutip dari Tekno Kompas, Augmented Reality (AR) atau realitas tertambah adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi. Tidak seperti virtual reality atau realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekadar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

 Teknologi AR Dalam Pameran Fashion. (Sumber foto)

Seperti hal unik yang dilakukan dalam kegiatan ‘London Fashion Week 2016’ yang lalu, pada sesi exhibition para peserta diberikan kesempatan untuk melihat-lihat pameran desain pakaian melalui sebuah iPad. Dengan mengarahkan gadget ke arah model, kamera akan mendeteksi model dan menunjukkan model pakaian yang didesain oleh para fashion designer.

Kedepannya, industri manufacturing seperti garmen dan konfeksi akan menggunakan model teknologi yang serupa. Seperti ketika presentasi mockup yang selama ini dalam bentuk 2 dimensi, dapat dipresentasikan secara interaktif 3 dimensi kepada customer sebelum proses produksi dilanjutkan ke produksi utama.

Hmm, keren yah sepertinya kalau coba diterapkan di Starlight Uniform? Bagaimana menurut kawan-kawan?

Please Post Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *