Oktober 17, 2017

BizTalk: 5 Langkah Awal Ini Penting Bagi Anak Muda Yang Mau Berbisnis

Tidak terasa sudah seminggu dari rubrik Biztalk #1 yang lalu, kini Minstar mau sharing tentang 5 langkah awal yang harus diperhatikan bagi anak muda yang sedang merencanakan – maupun yang akan memulai bisnis sendiri. Tidak ada salahnya kok anak muda mau mencoba, memulai, dan belajar dari kesalahan yang didapatkan dalam proses berbisnis.

Semakin cepat mencoba, semakin banyak salah, semakin dalam belajar. -Minstar

Yuk cek langsung 5 tips langkah awal yang berhasil dirangkum Minstar ini, khusus buat kawan-kawan Starlight yang mau mencoba merintis bisnisnya sendiri. Cekidot!

  1. Temukan Peluang


    Peluang ini berhubungan langsung dengan ide bisnis, serta alasan mengapa kalian memulai bisnis tersebut. Menemukan peluang, serta ide bisnis ini penting sekaligus menentukan ‘roh’ bisnis kedepan nantinya. Menemukan peluang sebenarnya tidak perlu benar-benar dengan sengaja dicari, peluang bisnis itu ada disekitar kita dan banyak banget. Tips Minstar: ketika mencari peluang bisnis disekitarmu, buka mata dan jadi diri sendiri.

    Contohnya simpel; ketika Car Free Day yang ramai dengan anak-anak dan orang yang berolahraga di Renon, bisnis apa yang sesuai dan punya peluang besar laku?

  2. Product Fit-In Test


    Setelah menemukan peluang pasar dan produk yang sesuai dengan target pasar anda, langkah selanjutnya adalah anda harus melakukan proper product fit-in test, atau sering disebut juga sebagai proses testing produk ke pasar yang dituju. Hal ini bertujuan untuk memastikan prakiraan dan perencanaan anda ditahap sebelumnya sesuai dengan kenyataan riil di pasar. Ada beberapa faktor yang menentukan keberhasilan proper product fit-in test, salah satunya ada faktor demand (permintaan dari pasar) dan faktor harga.

    Yang dimaksud dengan faktor demand adalah, apakah target pasar anda benar-benar membutuhkan produk yang anda tawarkan? atau hanya sebagai pelengkap manis saja. Sedangkan dari segi faktor harga, pertanyaan yang timbul adalah apakah harga yang anda berikan sudah sesuai dengan kondisi ekonomi target pasar. Misalnya, anda mengincar target pasar dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah, tapi produk anda memiliki varian harga yang tinggi.

  3. Konsep Pengembangan Produk


    Jika anda sudah melewati 2 tahapan awal diatas, selamat! anda sedikit lagi siap untuk merilis dan mengeksekusi bisnis anda. Pada tahapan ketiga ini, langkah awal yang penting diperhatikan oleh pebisnis muda adalah memikirkan konsep pengembangan produk kedepannya. Anda tidak bisa selalu monoton dengan konsep bisnis anda yang hanya berpacu pada satu kondisi pasar di awal tadi. Anda juga harus memikirkan konsep pengembangan produk, yang dalam hal ni berhubungan dengan inovasi produk yang akan rancang kedepannya.

    Ngapain mikir jauh-jauh, yang penting gas dulu gak sih? Banyak pebisnis muda yang mengucapkan statement seperti ini. Sebenarnya hal tersebut wajar-wajar saja kok, tahapan memikirkan konsep pengembangan produk ini tergolong penting juga karena berhubungan langsung dengan kemana arah bisnis dan karakter perusahaan anda kedepannya. Jika diibaratkan bisnis anda sebagai makanan, racikan bumbu apa yang akan ada hadirkan kedepannya.

  4. Strategi Promosi


    Nah ini bagian paling penting dari bagaimana produk anda akan dikenal sama banyak orang. Kalau kawan-kawan selama ini mengenal Starlight sebagai konfeksi dan vendor garment uniform yang berbasis di Denpasar – Bali, sebagai industri konveksi yang profesional, solutif, dan kece, selamat! anda benar sekali. Branding tersebut lah yang ingin Starlight bangun melalui proses promosi baik online maupun offline oleh tim marketing Starlight.

    Menyusun strategi promosi, anda dapat berkiblat dari karakter bisnis yang anda bangun serta konsep pengembangan produk kedepannya. Menurut Phillip Kotler, dalam ilmu promosi terdapat 4 elemen penting yaitu: product, price, place, & promotion. Ke-empat elemen tersebut perlu diberikan perhatian khusus agar strategi promosi berjalan dengan baik.

  5. Evaluasi Awal


    Setelah melakukan 4 tahapan awal diatas, yang terakhir adalah melakukan evaluasi awal terhadap proses pematangan bisnis sebelum dirilis dan digenjot promosinya. Evaluasi awal ini dibutuhkan untuk mengetahui sisi kuat dan lemah yang dimiliki oleh perencaan awal tersebut yang mencakup proses: menemukan peluang, product fit-in test, konsep pengembangan produk, dan strategi promosi.

    Evaluasi ini tidak hanya dilakukan di awal saja, evaluasi penting dilakukan secara konsisten dan reguler untuk mengetahui perubahan peluang yang ada di pasar, customer habit, dan persaingan dengan kompetitor.

 

Semoga dengan artikel singkat dan dikemas dengan santai ini dapat berguna bagi kawan-kawan Starlight yang mau mulai berbisnis ya! Hmm sepertinya Minstar mau sharing tentang peluang dan bisnis kaos di rubrik BizTalk yang akan datang. Ada yang tertarik ?


Berlangganan Gratis Untuk Artikel Kami!

Please Post Your Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *